kecemasan baru lagi muncul tiba-tiba. rasanya bilyunan lafal yang dipanjatkan orang bertuhan karena takut terhadap dosa-dosa yang akan dimintai tanggung jawabnya kelak itu tak pernah cukup untuk melipat rapi kecemasan dan menyimpannya di dalam sebuah kotak untuk kemudian saya kuburkan, dan setelah itu saya akan berjalan dengan mapan.
tapi jujur, saya tetap tidak bisa melakukannya. kecemasan baru itu lagi-lagi muncul.
dan inilah sumber kecemasan itu: